Friday, September 2, 2016

Ilmu Padi Yang Jarang Diketahui


Rumah kami berdekatan dengan sawah-sawah. Saat berkeliling menikmati udara segar, saya menemukan yang tidak biasa. Tanaman padi banyak yang ambruk karena hujan lebat tadi malam. Musim sekarang ini memang sulit diprediksi. Seharusnya sudah masuk musim kemarau, tetapi kadang-kadang masih hujan, bahkan hujan tadi malam cukup lebat dan disertai angin kencang.

Di tepian sawah saya melihat cukup banyak bagian tanaman padi yang ambruk. Melihat umur padi yang sudah cukup tua, pasti tidak lama lagi akan dipanen oleh pemiliknya. Sebab kalau tidak, bulir-bulir padi akan terendam air dan merusak kualitas beras yang dihasilkan nantinya.

Dari setiap kejadian alam, kita bisa mengambil hikmah yang tersembunyi di belakangnya. Sejalan dengan perintah untuk membaca, maka kita harus pandai 'membaca' setiap kejadian alam, dan pelajaran apa yang ada di baliknya.

Nah, dari tanaman padi yang ambruk itu kita dapat memetik pelajaran.
Semakin banyak masalah yang menimpa maka akan semakin berat pula beban yang kita pikul. Jika kita tidak memperkuat diri kita, maka kita akan ambruk. Hal ini berlaku untuk masalah kesehatan fisik maupun psikis.

Tentunya Anda lebih tahu, untuk memperkuat tubuh kita terhadap penyakit fisik bagaimana caranya, dan untuk memperkuat jiwa kita terhadap penyakit psikis apa yang harus dilakukan. Yang jelas, semakin berat serangan terhadap fisik dan psikis Anda, maka Anda membutuhkan penopang yang lebih kuat. Mintalah bantuan kepada orang lain sesuai dengan keahlian masing-masing. Jangan hadapi semua masalah sendirian. Karena manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, yang memerlukan orang lain untuk membantunya.

Pertolongan pertama adalah: bersandarlah pada orang-orang terdekat Anda, karena seperti halnya tanaman padi, tanaman-tanaman yang berdekatan akan saling menguatkan!

Dunia ini sudah diciptakan indah, hanya masalah sudut pandang kita yang membuatnya kabur. Selamat menikmati dunia, dan jangan lupakan akhirat.

Yogyakarta, awal September 2016
@zaidhassaid

No comments: